
PATI, PresisiNusantara.com || intensitas Curah hujan yang sangat tinggi hingga menimbulkan Banjir yang merendam sejumlah daerah di kabupaten Pati berdampak pada banyak infrastruktur yang rusak dan berlubang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati pun mulai melakukan penambalan jalan serta pemetaan ruas Jalan yang rusak untuk di perbaiki di 2026.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Hasto Utomo, mengaku memang saat ini banyak ruas jalan di kabupaten Pati kondisinya sangat memprihatinkan. Di khawatirkan Kondisi yang demikian bisa membahayakan para pengendara.
Untuk langkah awal penangan jalan yang rusak dan berlubang, DPUTR sudah mulai melakukan penambalan jalan yang berlubang, langkah ini adalah langkah awal untuk pemeliharaan dan bentuk sigap dari banyak nya aduan dari masyarakat.
“Proses penambalan jalan telah dimulai awal bulan lalu dari dalam kota, seperti di jalan Penjawi dan sekitarnya. Kemudian Jalan Pati-Tayu, Juwana-Guyangan, Pati-Gabus dan beberapa ruas jalan lain yang sudah dilakukan penambalan sampai saat ini.” Ujarnya.
Kedepannya untuk jalan penghubung antar kecamatan akan di perbaiki secara permanen sembari menunggu anggaran di tahun 2026 ini dan akan segera cepat di realisasikan.“Mungkin kita akan fokus pada Jalan-jalan yang rusak parah, seperti di Guyangan-Juwana, Jetak-Juwana, dan Tayu-Dukuhseti dan beberapa jalan lain, itu nanti akan segera diperbaiki,” imbuhnya.
Kami berharap masyarakat bersabar, semoga dengan adanya langkah awal penambalan ruas jalan yang berlubang ini bisa lebih memperlancar mobilitas pengendara dan mengurangi angka kecelakaan. Kedepannya kita akan melakukan perbaikan secara menyeluruh. Tutupnya. (Red)