PATI, PresisiNusantara.com || Anggota Komisi B DPRD Pati Nanda Yahya Prasetya, mengikuti panen raya padi dengan capaian produksi 10,28 ton per hektare di Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini dilakukan bersama Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo sebagai pembuktian keberhasilan program peningkatan produktivitas pertanian yang digagas Pemerintah Kabupaten Pati.

Nanda menegaskan bahwa program 10 ton per hektare bukan sekadar target, tetapi telah teruji di lapangan melalui pendampingan intensif kepada petani.

“Ini program yang luar biasa karena tim pertanian dari kecamatan sampai desa bekerja keras melakukan sosialisasi dan pendampingan,” ujar Nanda.

Politisi dari Partai Golkar ini menambahkan bahwa peningkatan produksi tersebut tetap menggunakan pupuk subsidi secara penuh, dengan tambahan pupuk pendukung yang tepat.

Menurutnya, kombinasi tersebut mampu meningkatkan hasil panen yang sebelumnya hanya berkisar 5–7 ton per hektare menjadi lebih dari 10 ton.

Ia juga mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Pati dalam mengoptimalkan produksi padi. Ia menilai keberhasilan tersebut sejalan dengan agenda nasional percepatan swasembada pangan dan penguatan ketahanan pangan.

“Namun capaian ini harus dijaga keberlanjutannya dengan mengantisipasi gagal panen dan anomali cuaca,” imbuh pria asal Batangan itu.

Nanda juga menekankan pentingnya perbaikan tata kelola pupuk dan penguatan peran negara dalam stabilisasi harga pangan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *