PATI, PresisiNusantara.com || Masih adanya dua kubu yang pro dan kontra dengan pemerintahan Bupati Nonaktif Sudewo dinilai cukup memprihatinkan. Pasalnya adanya dua kubu ini membuat situasi dan kondisi di Kabupaten Pati sempat memanas di oertengahan tahun 2025 lalu.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menegaskan pentingnya menjaga iklim yang damai dan kondusif agar pembangunan di berbagai sektor dapat berjalan secara merata.

Menurutnya, suasana yang tenang dan harmonis menjadi kunci utama bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan program pembangunan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga generasi muda, untuk berperan aktif menjaga suasana kondusif di tengah dinamika sosial dan politik yang berkembang.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Pati menekankan bahwa pembangunan tidak akan maksimal tanpa adanya sinergi dan komunikasi yang baik antar seluruh pemangku kepentingan. “Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menciptakan kedamaian, karena dari situ lahir kesejahteraan,” tambahnya.

Ali Badrudin menyampaikan, pembangunan di Kabupaten Pati tidak hanya berfokus pada sektor infrastruktur, tetapi juga mencakup bidang kesehatan, pendidikan, dan keagamaan.

Dengan terciptanya situasi sosial yang stabil, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan pelayanan publik serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

“Iklim yang damai menjadi pondasi utama agar Pati dapat membangun dari berbagai sektor: baik infrastruktur, kesehatan, pendidikan, maupun keagamaan secara merata,” ujar Ali Badrudin.

Dengan terciptanya stabilitas sosial dan politik, Ali Badrudin berharap Kabupaten Pati mampu terus tumbuh menjadi daerah yang maju, adil, dan sejahtera bagi seluruh warganya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *