
PATI, Presisinusantara.com – Inovasi varietas tebu unggul PSKA 095 yang dikembangkan Pabrik Gula (PG) Trangkil mendapat respons positif dari kalangan petani tebu di Kabupaten Pati. Varietas baru tersebut dinilai memiliki sejumlah keunggulan yang berpotensi menjadikannya sebagai salah satu pilihan utama dalam budidaya tebu di masa mendatang.
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati sekaligus Ketua DPC APTRI PG Trangkil, Kamari, menyampaikan apresiasinya terhadap pengembangan varietas tersebut. Menurutnya, inovasi di sektor pertanian, khususnya komoditas tebu, menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung keberlanjutan industri gula.
Varietas PSKA 095 dinilai memiliki karakteristik yang lebih unggul dibandingkan sejumlah varietas sebelumnya. Selain mampu menghasilkan produktivitas tebu yang lebih tinggi, varietas ini juga disebut memiliki tingkat rendemen yang baik sehingga berpotensi memberikan hasil yang lebih optimal bagi petani maupun industri gula.
Keunggulan lainnya terletak pada kebutuhan pupuk yang relatif lebih hemat. Kondisi tersebut menjadi nilai tambah bagi petani karena dapat membantu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan tanaman tebu.
Kamari menilai, pengembangan varietas unggul seperti PSKA 095 perlu terus didorong melalui sinergi antara pabrik gula, petani, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Inovasi seperti ini patut diapresiasi karena tidak hanya memberikan peluang peningkatan kesejahteraan petani, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan produksi gula nasional,” ujarnya.
Ia berharap hasil pengembangan varietas PSKA 095 dapat terus dikaji dan diperluas penerapannya apabila terbukti memberikan hasil yang konsisten di lahan petani.
Dengan produktivitas yang lebih tinggi, rendemen yang baik, serta efisiensi penggunaan pupuk, varietas PSKA 095 diharapkan mampu menjadi salah satu inovasi penting dalam mendorong kemajuan budidaya tebu di Kabupaten Pati sekaligus memperkuat upaya peningkatan produksi gula nasional. (Red)
