
PATI, Presisinusantara.com — Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menghadiri konferensi pers Turnamen Sepak Bola Usia Dini Adhyaksa Cup 2026. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi yang diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus pengembangan bakat para pesepak bola muda.
Turnamen Adhyaksa Cup 2026 dijadwalkan berlangsung dalam dua gelombang pelaksanaan di Stadion Joyokusumo, Kabupaten Pati. Gelombang pertama akan digelar pada 29–30 Agustus 2026, kemudian dilanjutkan pada 5–6 September 2026.
Ajang sepak bola usia dini tersebut akan diikuti oleh 43 tim yang berasal dari 10 kota di tiga provinsi. Para peserta akan bertanding dalam dua kategori kelompok usia, yakni U-10 dan U-12, dengan total sebanyak 107 pertandingan yang dijadwalkan berlangsung selama turnamen.
Selain menjadi ajang kompetisi, Adhyaksa Cup 2026 juga menyediakan total hadiah senilai Rp40 juta bagi para peserta yang berhasil meraih prestasi terbaik.
Joni Kurnianto menyambut positif penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi usia dini seperti Adhyaksa Cup memiliki peran penting dalam menjaring bibit-bibit pemain sepak bola potensial sekaligus memberikan pengalaman bertanding kepada generasi muda.
“Turnamen seperti ini sangat positif karena memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan bakat mereka. Selain prestasi, yang tidak kalah penting adalah membangun karakter, sportivitas, disiplin, dan semangat kebersamaan sejak usia dini,” ujarnya.
Tidak hanya berfokus pada pertandingan sepak bola, penyelenggaraan Adhyaksa Cup 2026 juga melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Kehadiran UMKM di sekitar arena pertandingan diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi serta membuka peluang bagi masyarakat untuk turut merasakan manfaat dari berlangsungnya turnamen.
Dengan melibatkan puluhan tim dari berbagai daerah serta dukungan berbagai pihak, Adhyaksa Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pesta olahraga bagi para pemain muda, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan UMKM lokal di Kabupaten Pati. (Red)
