
PATI, Presisinusantara.com — Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Pati. Pekerjaan rehabilitasi jalan di ruas Sukoharjo–Gembong dan Bageng–Jolong kini telah rampung dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melalui Bidang Bina Marga.
Rehabilitasi tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan untuk menunjang kenyamanan pengguna jalan sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat. Perbaikan akses ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan warga terhadap kondisi jalan yang lebih baik dan memadai.
Kepala DPUTR Kabupaten Pati, Riyoso, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Hasto Utomo, menangani pekerjaan rehabilitasi kedua ruas jalan tersebut dengan metode konstruksi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi.
Berdasarkan data pekerjaan, ruas Sukoharjo–Gembong mendapatkan penanganan sepanjang 2,33 kilometer dengan lebar jalan bervariasi antara 3,5 hingga 5 meter. Pekerjaan pada ruas ini menggunakan lapisan aspal hotmix dengan ketebalan sekitar 5–7 sentimeter.
Sementara itu, ruas Bageng–Jolong yang berada di wilayah Kecamatan Margorejo/Gembong mendapatkan penanganan sepanjang 1,39 kilometer dengan lebar jalan sekitar 3 meter. Konstruksi yang digunakan berupa beton dengan spesifikasi kuat lentur atau flexural strength (FS) 45 dan ketebalan 15 sentimeter.
Paket pekerjaan rehabilitasi jalan secara konsolidasi tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp4,8 miliar dan dilaksanakan oleh CV Adelia Mandiri.
Rampungnya pekerjaan ini diharapkan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang mengandalkan kedua ruas jalan tersebut untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Jalan yang lebih baik dapat membantu memperlancar perjalanan, mendukung distribusi hasil pertanian, serta memudahkan akses menuju pusat kegiatan ekonomi dan layanan publik.
Perbaikan infrastruktur jalan juga memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas antardesa dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kabupaten Pati.
Dengan selesainya rehabilitasi tersebut, harapan masyarakat terhadap akses transportasi yang lebih nyaman diharapkan dapat terwujud. Warga pun diharapkan turut menjaga kondisi jalan agar tetap awet dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Peningkatan infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung pemerataan pembangunan daerah, terutama pada ruas jalan yang memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat. (Red)
