PATI, Presisinusantara.com  – Ketua DPRD Kabupaten Pati H. Ali Badrudin, S.E., bersama pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati turun langsung menemui para peternak unggas yang menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum, Senin (10/8/2026).‎‎

Aksi yang berlangsung di Alun-Alun Pati tersebut digelar oleh Asosiasi Unggas Kabupaten Pati bersama Koperasi Unggas Sumber Rejeki. Sekitar 200 peserta hadir untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi usaha peternakan unggas yang dinilai semakin menghadapi tekanan.

‎‎Dalam aksi tersebut, para peternak menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan harga pakan, ketersediaan bahan baku, hingga harga jual hasil produksi. Aspirasi yang disampaikan antara lain:‎‎

1. Menurunkan harga pakan ternak agar biaya produksi peternak dapat ditekan.‎

2. Menaikkan harga telur sehingga lebih sebanding dengan biaya produksi.‎

3. Menghapus praktik monopoli bahan baku yang dinilai dapat membebani peternak.‎

4. Memenuhi kebutuhan jagung dengan harga sesuai Harga Acuan Pemerintah (HAP).

‎5. Membentuk Kementerian Peternakan sebagai lembaga yang secara khusus menangani berbagai persoalan sektor peternakan.

‎‎Kehadiran Ketua DPRD Pati bersama pimpinan dan anggota Komisi B menjadi bentuk komitmen lembaga legislatif untuk mendengarkan secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya para peternak unggas.

‎‎Ketua DPRD Kabupaten Pati, H. Ali Badrudin, S.E., menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan para peternak akan menjadi perhatian DPRD untuk kemudian dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.

‎‎“Kami hadir untuk mendengarkan dan menampung aspirasi para peternak. Persoalan harga pakan, ketersediaan jagung, hingga harga telur harus menjadi perhatian bersama. Kami akan berupaya mendorong agar aspirasi ini dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ujar Ali Badrudin.

‎‎Menurutnya, keberlangsungan usaha peternakan unggas memiliki kaitan erat dengan perekonomian masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, DPRD, pelaku usaha, serta pihak terkait lainnya untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi peternak.‎‎

DPRD Kabupaten Pati juga menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dan mengawal aspirasi masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya kebijakan yang mampu memberikan perlindungan serta mendukung keberlangsungan usaha dan kesejahteraan peternak unggas di Kabupaten Pati.‎‎

Dengan diterimanya aspirasi tersebut, para peternak berharap pemerintah dan pemangku kebijakan dapat segera mengambil langkah konkret guna menjaga stabilitas harga pakan, ketersediaan bahan baku, serta harga jual telur agar usaha peternakan unggas tetap dapat bertahan dan berkembang. (Red)‎

By Presisinusantara.com

AHU - 0035698.AH.01.01.Tahun 2021 Tanggal 03 Juni 2021 Web: Presisinusantara.com Tiktok: Presisi Nusantara Fb: Presisi Nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *