
PATI, Presisinusantara.com – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca yang semakin terik kemarau. Legislator dari Partai Golkar yang akrab disapa Bu Ning tersebut mengingatkan bahwa cuaca panas yang disertai tiupan angin kencang dapat memperbesar risiko api cepat merambat apabila terjadi kebakaran.
Menurut Bu Ning, kewaspadaan perlu dimulai dari lingkungan rumah maupun tempat usaha dengan memperhatikan berbagai sumber yang berpotensi memicu kebakaran. Salah satunya adalah penggunaan peralatan listrik.
“Peralatan listrik yang sudah tidak diperlukan sebaiknya dicabut. Langkah sederhana ini penting untuk mengantisipasi terjadinya korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran,” ujarnya.
Selain instalasi dan peralatan listrik, masyarakat juga diminta berhati-hati dalam menggunakan obat nyamuk bakar. Bara api dari obat nyamuk yang diletakkan sembarangan dapat menjadi sumber kebakaran, terutama ketika berada dekat dengan bahan-bahan yang mudah terbakar.
Kewaspadaan juga perlu diterapkan oleh masyarakat yang memelihara hewan ternak. Penggunaan bediang atau pembakaran untuk mengusir serangga di sekitar kandang harus dilakukan secara aman dan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.
Bu Ning menegaskan, pencegahan kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran, tetapi membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat. Terlebih, kondisi cuaca terik yang dibarengi angin kencang berpotensi membuat api lebih mudah membesar dan menyebar.
“Jangan menunggu sampai terjadi kebakaran. Pencegahan harus dimulai dari hal-hal kecil, seperti memastikan peralatan listrik aman, tidak meninggalkan api atau bara sembarangan, serta selalu mengawasi sumber panas,” pesannya.
Kewaspadaan tersebut juga menjadi semakin penting seiring adanya prediksi BMKG bahwa musim kemarau 2026 berpotensi berlangsung lebih lama dibandingkan kondisi normal. Masyarakat pun diharapkan tidak lengah dan terus menjaga keamanan lingkungan selama periode cuaca panas dan kering.
Bu Ning berharap kesadaran masyarakat dalam melakukan langkah-langkah pencegahan dapat menekan potensi kebakaran sekaligus melindungi keselamatan jiwa, rumah, lahan, serta lingkungan sekitar. (Red)
