
PATI, PresisiNusantara.com – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mendorong seluruh instansi terkait untuk mengoptimalkan sosialisasi program Sekolah Rakyat kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting karena hingga saat ini kuota peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) masih belum terpenuhi.
Berdasarkan data sementara, jumlah pendaftar jenjang SD baru mencapai 32 siswa dari total kebutuhan 90 siswa. Sementara itu, kuota peserta didik untuk jenjang SMP dan SMA telah terpenuhi.
Teguh Bandang Waluyo mengatakan, rendahnya jumlah pendaftar di tingkat SD menjadi perhatian bersama. Menurutnya, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, pemerintah desa, hingga pihak-pihak terkait perlu bersinergi agar informasi mengenai Sekolah Rakyat dapat menjangkau masyarakat yang menjadi sasaran program.
“Kami berharap seluruh instansi terkait lebih aktif melakukan sosialisasi sehingga masyarakat memahami manfaat Sekolah Rakyat. Program ini merupakan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga yang memenuhi kriteria untuk memperoleh pendidikan yang layak,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program Sekolah Rakyat tidak hanya bergantung pada penyelenggara, tetapi juga pada efektivitas penyampaian informasi kepada masyarakat. Karena itu, upaya jemput bola dinilai perlu dilakukan agar kuota jenjang SD dapat segera terpenuhi.
Komisi D DPRD Kabupaten Pati berharap proses sosialisasi dapat ditingkatkan dalam waktu dekat sehingga target penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat, khususnya jenjang SD, dapat tercapai sesuai kuota yang telah ditetapkan. (Red)
