
PATI, PresisiNusantara.com – Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk lebih serius dalam membenahi dan meningkatkan akses menuju berbagai destinasi wisata lokal di wilayah Bumi Mina Tani.
Menurut Warsiti, geliat pariwisata lokal di Kabupaten Pati mulai menunjukkan perkembangan positif, terutama setelah adanya kebijakan pembatasan kegiatan study tour ke luar daerah. Kondisi tersebut dinilai menjadi momentum strategis untuk mengembangkan potensi wisata daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Wisata lokal di Pati sekarang mulai ramai. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama dalam hal akses dan infrastruktur pendukung menuju lokasi wisata,” ujar Warsiti.
Ia menilai, semakin berkembangnya destinasi wisata lokal akan memberikan dampak positif terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Meningkatnya kunjungan wisatawan dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar, mulai dari sektor kuliner, oleh-oleh, jasa transportasi, hingga berbagai produk ekonomi kreatif.
Warsiti juga menilai pengenalan destinasi wisata lokal kepada kalangan pelajar memiliki manfaat yang lebih luas. Selain menjadi sarana rekreasi, kunjungan ke berbagai kawasan wisata di Kabupaten Pati dapat menjadi ruang edukasi bagi anak-anak sekolah untuk mengenal potensi daerah, kekayaan alam, serta pesona Bumi Mina Tani.
“Anak-anak sekolah tidak hanya diajak berwisata, tetapi juga bisa mendapatkan edukasi tentang potensi daerahnya sendiri. Ini penting agar generasi muda semakin mengenal dan mencintai daerahnya,” jelasnya.
Sejumlah destinasi wisata lokal di Kabupaten Pati kini dinilai semakin eksis dan mulai banyak diminati masyarakat. Di antaranya Waduk Gunung Rowo, Pengungsen, Waduk Seloromo Gembong, hingga kawasan wisata Lorodan Semar.
Warsiti berharap Pemkab Pati dapat menangkap momentum meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata lokal dengan melakukan pembenahan secara berkelanjutan. Perbaikan akses jalan, fasilitas umum, kebersihan, keamanan, serta sarana pendukung lainnya dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
“Kalau aksesnya bagus, fasilitasnya memadai, dan pengelolaannya terus ditingkatkan, saya yakin wisata lokal Pati bisa semakin berkembang. Dampaknya bukan hanya untuk sektor pariwisata, tetapi juga perekonomian masyarakat dan UMKM,” pungkasnya. (Red)
